Cintaku Mentok di Kamu

“Fito! Gue tau, handphonegue ketinggalan di ruang meeting! Robi mengguncang tubuh temannya yang sedang pulas itu.

“Lu yakin?”

“Yakin! Buruan kita berangkat meeting hari ini!”

“Lu mandi dulu deh kaya’nya. Gue mau lanjut tidur.” Fito menarik selimut, Robi ngacir mandi.
***
Lana membasuh tubuhnya dengan air. Segar sekali. Lumayan mengurangi kekesalan di hari kemarin. ‘Mungkin dia udah hanyut terbawa banjir!’ Rutuk Lana. Lantas mandi berlama-lama.
***
“Aaaahhh… Teleponnya ga diangkat-angkat! Pasti deh ngambeg! Duhhh…” Robi geregetan.
***
Lana melirik ke ponselnya yang di-silent, Robi!
“Halo? Lana! Sorry henpon gue.. Bla.. Bla..” Robi menjelaskan panjang lebar.

“Oh? Kirain udah hanyut sama orangnya kebawa banjir.” Ketus Lana.

“Sekalipun hanyut kena banjir, rasa gue ini tetap untuk kamu, Lana!”

“Lu nyebelin, Bi!”

“Tapi kangen…”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s